SURABAYA — Penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin masuk ke dalam aktivitas akademik mahasiswa, termasuk dalam proses penelitian.
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendalami penggunaan teknologi tersebut melalui kuliah tamu bertajuk “Penggunaan AI dalam Riset Komunikasi” yang berlangsung pada Rabu, 16 September 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan tiga akademisi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yaitu Prof. Dr. Rama Kertamukti, S.Sos., M.Sn., Achmad Zuhri, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Dr. Fatma Dian Pratiwi, S.Sos., M.Si.
Pembahasan tidak sekadar menempatkan AI sebagai teknologi yang mempermudah pekerjaan penelitian. Mahasiswa juga didorong memahami batas penggunaannya dan tetap mengedepankan kemampuan berpikir kritis.
AI Bisa Membantu Proses Penelitian
Dalam penelitian, AI menawarkan sejumlah kemudahan bagi mahasiswa.
Teknologi tersebut dapat digunakan sebagai alat bantu dalam berbagai tahapan pekerjaan akademik. Namun, kemudahan memperoleh dan mengolah informasi tidak berarti mahasiswa dapat menyerahkan seluruh proses berpikir kepada teknologi.
Dekan FISIPOL UNESA Dr. Wiwik Sri Utami, M.P. menyampaikan bahwa penggunaan AI telah banyak diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk penelitian.
Karena itu, pemahaman mengenai cara menggunakan teknologi tersebut menjadi semakin relevan bagi mahasiswa.
Mahasiswa Tetap Harus Berpikir Kritis
Salah satu pesan utama dalam kuliah tamu tersebut adalah pentingnya mempertahankan kemampuan berpikir kritis ketika menggunakan AI.
AI dapat menjadi alat yang membantu proses penelitian, tetapi mahasiswa tetap memiliki tanggung jawab dalam menilai informasi dan memahami substansi penelitian yang dikerjakan.
Hal ini menjadi penting karena kemudahan teknologi juga dapat memunculkan persoalan apabila informasi yang dihasilkan diterima begitu saja tanpa pemeriksaan.
Dengan demikian, keterampilan menggunakan AI perlu berjalan beriringan dengan kemampuan mahasiswa untuk menganalisis, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan pekerjaan akademiknya.
Bukan Sekadar Bisa Menggunakan AI
Perkembangan AI membuat literasi teknologi menjadi bagian yang semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa.
Namun, kemampuan menggunakan platform AI saja belum cukup.
Dalam konteks penelitian, mahasiswa juga perlu memahami metodologi, sumber data, konteks informasi, hingga etika akademik.
Karena itu, pengenalan AI dalam kegiatan akademik dapat diarahkan bukan sekadar untuk mempercepat penyelesaian tugas, tetapi sebagai alat bantu yang digunakan secara kritis dalam proses pembentukan pengetahuan.
Kuliah tamu UNESA tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan mahasiswa pada peluang sekaligus tantangan penggunaan AI dalam penelitian komunikasi.
Sekaligus Perkuat Kolaborasi Akademik
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kolaborasi antara Program Studi S1 Ilmu Komunikasi FISIPOL UNESA dan Magister Ilmu Komunikasi dan Media UIN Sunan Kalijaga.
Selain kuliah tamu, kedua institusi melakukan penandatanganan kerja sama akademik.
Kolaborasi tersebut membuka ruang pengembangan kegiatan pendidikan dan akademik antara kedua perguruan tinggi.
Di tengah penggunaan AI yang semakin luas di kalangan mahasiswa, kemampuan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus mempertahankan proses berpikir kritis menjadi salah satu isu penting dalam pendidikan tinggi.
Sumber
Artikel ini merujuk pada publikasi resmi Program Studi Ilmu Komunikasi FISIPOL Universitas Negeri Surabaya, berjudul “Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNESA Dalami Pemanfaatan AI Dalam Riset Komunikasi Lewat Kuliah Tamu Bersama Tiga Dosen UIN Sunan Kalijaga”, diterbitkan 19 September 2026.
Sumber resmi: https://ikom.fisipol.unesa.ac.id/post/mahasiswa-ilmu-komunikasi-unesa-dalami-pemanfaatan-ai-dalam-riset-komunikasi-lewat-kuliah-tamu-bersama-tiga-dosen-uin-sunan-kalijaga
Sumber pendukung resmi FISIPOL UNESA: https://fish.unesa.ac.id/index.php/post/program-studi-ilmu-komunikasi-fisipol-unesa-sukses-selenggarakan-kuliah-tamu-dan-penandatanganan-kerja-sama-dengan-magister-ilmu-komunikasi-dan-media-uin-sunan-kalijaga